Senin, 08 Desember 2014

PROTOKOL MODEL OSI & TCP / IP

KONSEP PROTOKOL JARINGAN

Protokol Jaringan merupakan aturan-aturan yang mengatur proses komunikasi dalam jaringan computer. Sehingga perangkat jaringan yang berbeda platform dapat saling berkomunikasi.
Adapun tugas-tugas dari protocol adalah :
a.      Melakukan deteksi ada tidaknya koneksi fisik perangkat jaringan
b.      Melakukan metode jabat-tangan (handshaking)
c.       Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan
d.      Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan
e.      Bagaimana format pesan yang digunakan
f.        Yang harus dilakuakn saat terjadi kerusakan pesan / pesan yang tidak sempurna
g.  Mendektesi kerugian pada hubungan jaringan dan langhkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.

Model OSI (Open System Interconnection)  

OSI merupakan sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan international organization for Standaritation (ISO) di eropa pada tahun 1977. Model ini disebut dengan mode “Model Tujuh Lapis OSI” (OSI seven layer model).

OSI perlu dileyerkan karena :
a.      Mengurangi kompleksitas
b.      Standarisasi antar muka
c.       Memfasilitasi teknik modular (bongkar-pasang)
d.      Memastikan teknologi saling beroperasi
e.      Mempercepat evaluasi
f.        Menyederhanakan proses learning ‘perangkat’
Penjelasan mengenai 7 layer OSI model :

Keterangan :
-  Network Process Aplication
·     Menyediakan layanan jaringan untuk proses aplikasi (seperti electronic mail transfer file dan terminal emulasi)
·     Menyediakan otentikasi pengguna

-  Data Representation
·   Memastikan data yang dapat dibaca oleh system penerima
·   Data format
·   Penataan kembali struktur data
·   Melakukan negosiasi sintaks transfer data untuk layar Aplikasi
·   Menyediakan enkripsi
-   Interhost Communication
Menetapkan, mengelola dan mengakhiri sesi antara aplikasi
-   End to end Connection
·   Menangani transportasi antara host
·   Memastikan reliabilitas taransport data
·   Menetapkan, mempertahankan, mengakhiri sirkuit virtual
·   Memberikan kehandalan melalui deteksi kesalahan
-   Data Dilevery
·   Me-routing-kan paket data
·   Memilh jalur terbaik untuk kirim data
·   Memberikan alamat logika & seleksi jalur
-    Access to media
·    Menentukan bagaimana data diformat untuk transmisi  bagaimana akses jaringan
·    Memberikan deteksi eror
-    Binary Transmission
     Mendefinisikan spesifikasi listrik mekanik, procedural dan fungsional untuk mengaktifkan, mempertahankan, dan menonaktifkan physical link.

Model TCP / IP 
(Transmission Control Protocol / Internet Protokol)

Standar komunikasi data-data yang digunakan oleh komunitas internet dala proses tukar-menukar data dari satu computer ke computer lain di dalam jaringan interner. Protokol ini berupa kumpulan protocol (protocol suite). Data diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) dalam system operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

PROTOCOL SUITE TCP/ IP STACK

    


1. Protokol Suite – Layer 
    a.  Ethernet

·     Metode akses digunakan Ethernet disebut CSMA / CD
·     Bekerja dengan memperhatikan network / jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data
·   Apabila jalur sibuk maka dia akan menunggu melakukan pengiriman data hingga jalur bersih dari data, metode ini dikenal dengan koalisi (tidak akan berpengaruh pada kecepatan transmisi dari network).
    b. Token-Ring
·    Metode akses melalui sebuah token dalam sebuah lingkaran
·    Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran dalam jaringan dan bergerak dari satu computer ke computer lainnya.
·  Jika pada persinggahan di salah satu komputer terdapat data yang ingin ditransmisikan, Token akan mengirimkan data ke tempat yang di inginkan tersebut.
     c.  Frame-Play
·   Mengirimkan infomasi melalui WAN yang membagi informasi menjadi frame / paket
·  Masing-masing frame mempunyai alamat yang diguakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan
·  Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.
     d.  ATM
·     ATM tidak melibatkan routing
·   ATM sudah membentuk koneksi point-to-ponit antara kedua ujung transmisi dan data mengalir langsung dari sumber ke tujuan
·     ATM menggunakan sel (cell) berukuran tetap
·   ATM dirancang untuk berrtransmisi berkecepatan tinggi seperti E3, SONET, dan T3.
2.  Protokol Suite – Layer 2
  a.  ICMP (Internet Control Message Protocol)
Protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus.
Ada 2 pesan dalam ICMP:
-      ICMP Error Message (dihasilkan jika terjadi kesalahan jaringan)
- CMP Query Message (dihasilkan jika pengirim paket mengirimkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan).

   b.  IGMP (Internet Group Management Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menginformasikan router-router IP tentang keberadaan group-group jaringan multicast. Setelah mengetahui bahwa terdapat beberapa host dalam jaringan yang terhubung, router akan menyebarkan informasi ini dengan menggunakan protokol IGMP kepada router lainnya.

  c.  ARP (Address Resolution Protocol)
Yang bertanggung jawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address). Intinya setiap komputer atau device yang akan berkomunikasi pasti akan melakukan transaksi atau tukar menukar informasi terkait antara IP dan MAC address.

3.  Protokol Suite – Layer 3
a.    TCP
TCP berusaha secara seksama untuk mengirimkan data ke tujuan, memeriksa kesalahan, mengirimkan ulang data bila diperlukan dan mengirimkan pesan kesalahan ke lapisan atas hanya bila TCP tidak berhasil mengadakan komunikasi.

b.   UDP
Adalah protokol datagram yang tidak menjamin pengiriman data atau perlindungan duplikasi. Proses pada lapisan atas harus bertanggung jawab untuk mendeteksi data yang hilang atau rusak dan mengirim ulang data tersebut jika diperlukan

  4.  Protokol Suite – Layer 4
a. Telnet (Telecommunication Network) merupakan sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan di-standarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama.
b. FTP (File Transfer Protocol) merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
c. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan Protokol untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet
d.  POP 3 (Post Office Protocol) merupakan protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server.
e.   IMAP (Internet Message Acess Protokol) memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.
f.   HTTP (Hypertext Transfer Protocol) merupakan protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web), mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client.
g.   HTTPS
HTTPS adalah versi aman dari HTTP, menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi. HTTPS menyandiakan data menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security).
h.  SSH (Secure Shell) merupakan protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer.
i.  SSL (Secure Socket Layer) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi pengiriman informasi pada internet